Makan Lamak di Sumbar Adanya di Rumah Makan Ampera


MakanLamak.com - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Sumatera Barat, mencatatan, sebagian besar usaha masyarakat yang dinilai tumbuh positif di daerah Sumatera Barat, ialah saha rumah makan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Zirma Yusri, mengatakan, populernya masakan Padang dipenjuru tanah air Indonesia, membuat usaha rumah makan banyak tumbuh. Bahkan bisa dikatakan, rumah makan ada dari jarak 100 meter ke 100 meter berikutnya. Bahkan ada yang bersebelahan mendirikan usaha rumah makan, seperti yang dilihat dilingkungan perguruan tinggi, dan tempat-tempat perkantoran.

"Di Sumatera Barat ini, selagi ada rumah makan itu, tidak ada yang tidak ramai. Jadi betul sekali, rumah makan adalah usaha yang tumbuh positif. Bagi kita di Diskop dan UKM, tentu menyambut hal yang seperti itu. Karena dengan berkembangnya usaha rakyat, maka akan tumbuh pula perekonomian rakyat itu sendiri," katanya kepada CendanaNews.com

Ia melihat, usaha rumah makan yang dinilai memiliki potensi yang bagus di Sumatera Barat ini, karena didorong juga dengan jiwa pengusahannya masyarakat Minang. Karena usaha rakyat yang tumbuh sekarang itu, tidaklah langsung menjadi besar. Tapi berawal dari menjalani usaha kecil-kecilan, hingga tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang besar, dan bahkan merambah sampai ke berbagai daerah di Indonesia.

"Kalau untuk usaha rumah makan ini sebenarnya tidak hanya banyak di Sumatera Barat saja, bisa dikatakan diseluruh provinsi di Indonesia ini, ada Rumah Makan Padang nya. Begitu juga di luar negeri, juga ada Rumah Makan Padang seperti Malaysia dan di negara tetangga," ungkapnya.

Zirma menyebutkan, meski usaha rumah makan di Sumatera Barat disebut usaha yang menjanjikan dan bahkan dominan ada dibandingkan usaha lainnya. Tapi bukan berarti usaha lainnya tidak disebut usaha dominan, seperti usaha menjual pakaian melalui toko grosiran maupun enceran, pondok sarapan pagi, pedagang kaki lima, warung kalontong, dan yang lainnya. Akan tetapi, melihat sepak terjangnya, usaha rumah makan/ampera  telah merambah ke nasional, serta tidak lagi bersifat usaha lokal.

Menurutnya, selain ada usaha rumah makan yang sudah bersifat restoran, tapi juga banyak tumbuh rumah makan ampera yang harga makannya lebih murah yakni Rp10.000 untuk satu porsi dan sudah ditambah lauk pauknya. Kalau untuk rumah makan ampera itu, di Sumatera Barat sangat ramai berdiri. Bedanya dengan rumah makan lainnya, untuk rumah makan ampera potongan lauk pauknya lebih kecil dan porsi nasi lebih sedikit, jika bandingkan dengan rumah makan pada umumnya.

"Jadi seluruh daerah Sumatera Barat dibanjiri dengan usaha rumah makan/ampera dengan berbagai jenis sajian makanan khasnya. Kalau orang luar Sumatera Barat mengenalnya Rumah Makan Padang. Padahal, rumah makan tidak hanya di Padang saja, tapi 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat, memiliki usaha rumah makan. Seperti Rumah Makan Piaman, Rumah Makan Pauh, dan yang terkenal itu Rumah Makan Sederhana," jelasnya.

Alasan utama yang membuat rumah makan di Sumatera Barat ini jadi begitu terkenal, karena masakannya itu yang sangat khas dan tidak bisa disamai di daerah manapun. Sebut saja rendang, ayam pop, kalio jariang, gulai kepala ikan, dan banyak lagi. Mungkin daerah di Indonesia lainnya juga memiliki usaha rumah makan, tapi masakannya tidak sepopuler masakan dari Minangkabau.

"Meski rumah makan ini memiliki nama daerah, tapi jangan anggap remeh. Karena rumah makan di Sumatera Barat sudah bisa ditemui diberbagai provinsi di Indonesia. Artinya, usaha rumah makan di Sumatera Barat dianggap usaha yang sangat menguntungkan," tegas Zirma.

Dikatakannya, untuk usaha rumah makan di Sumatera Barat ini rata-rata juga telah memiliki sertifikat label halal. Sehingga bagi yang muslim, tidak perlu khawatir untuk menikmati sajian makan di rumah makan Minang, karena makanan masakan Padang dijamin halal.
Makan Lamak
MakanLamak.com merupakan sebuah website yang menghadirkan informasi seputar makanan atau kuliner khusus Sumatera Barat dan kuliner nusantara pada umumnya

Artikel Lainnya

Post a Comment