Bikin Ngiler, Ini Lima Menu Khas Minang yang Paling Laris Selama Ramadan

Friday, May 8, 2020 : 15:56

0 Comments

MakanLamak.com - Dalam suasana Ramadan ini, makanan dan minuman adalah menu yang wajib disajikan untuk berbuka. Apalagi di Sumatera Barat, yang merupakan daerah yang kaya akan berbagai rasa kulinernya. Momen Ramadan ini, akan banyak ditemukan menu berbuka atau takjilnya.

Dari laman fanpage Dinas Pariwisata Sumatera Barat, ada dirangkum lima menu kuliner khas Minang yang paling laris selama Ramadan ini. Seperti Lamang Baluo, Karupuak Kuah, Pensi, Sala Lauak, dan Pangek Pisang.

1. Lamang Baluo

Lamang Baluo
Lamang Baluo. Foto: Dispar Sumbar
Lamang (lemang) merupakan sejenis makanan yang terbuat dari beras ketan atau dikenal juga dengan nama pulut yang dibungkus dengan daun pisang dan dimasak dengan cara dibakar dalam seruas bambu.

Sementara baluo adalah parutan kelapa yang dicampur gula merah sebagai isi di bagian tengahnya.

Lamang Baluo merupakan salah satu makanan ringan yang sering dijual saat bulan Ramadhan sebagai menu pembuka saat berbuka puasa. Lamang Baluo mempunyai aroma yang khas yang dapat menggugah selera.

Jika ingin menikmati Lamang Baluo, berkunjunglah ke Sumatera Barat saat pandemi covid19 berakhir nanti!

2. Karupuak Kuah

Karupuak Kuah
Karupuak Kuah. Foto: Dispar Sumbar
Tahukah anda, apa salah satu makanan ringan yang identik dengan bulan Ramadhan di Sumatera Barat? Yap, tepat sekali! Karupuak Kuah!

Bagi masyarakat Minangkabau yang telah beranjak dewasa, Karupuak Kuah (Kerupuk Kuah) akan selalu menghadirkan kembali kenangan masa kecil hingga remaja yang penuh keceriaan saat Ramadhan tiba. Shalat Tarwih adalah salah satu moment yang paling ditunggu-tunggu, karena ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunaikan ibadah dan berkumpul bersama teman-teman sepermainan di Masjid.

Lalu apa hubungannya Karupuak Kuah dengan Shalat Tarwih? Nah, ini dia. Saat shalat selesai, biasanya anak-anak dan para remaja selalu menghampiri kedai-kedai kecil di sekitar Masjid untuk mencari Karupuak Kuah.

Baca Juga: Bosan Masakan yang Ada di Rumah? Coba Masak dengan Resep Palai Bada

Karupuak Kuah dijual "murah-meriah" yang merupakan kombinasi kerupuk dengan kuah sate dan kuah cabe. Kerupuk terdiri dalam berbagai pilihan, diantaranya kerupuk ubi dan kerupuk nasi.

Kuah sate dioleskan pada satu sisi kerupuk sesuai selera, kemudian disiram dengan kuah cabe. Sebagian penjual bahkan menambahkan mie atau bihun goreng sebagai "topping" untuk melengkapi rasanya. Bisa dibayangkan betapa nikmatnya citarasa Karupuak Kuah.

Keunikan saat mencicipi Karupuak Kuah adalah; anda tidak akan pernah merasa cukup! Semakin dimakan, pasti selalu ingin lagi dan lagi!

Kini, Karupuak Kuah dapat ditemui dengan mudah di berbagai objek wisata, terutama wisata pantai di Sumatera Barat.

3. Pensi

Pensi
Pensi. Foto: Dispar Sumbar
Pensi (sejenis kerang air tawar) sering dijajakan untuk menemani wisatawan menikmati suasana destinasi wisata di Sumatera Barat.

Oleh masyarakat Minangkabau, Pensi diolah menjadi makanan ringan yang lezat. Rasanya sungguh menggoda dan bercitarasa pedas dan asin serta gurih yang berpadu menjadi satu. Salah satu keistimewaan Pensi adalah kandungan gizinya yang tinggi protein.

Salah satu destinasi wisata yang juga merupakan kawasan penghasil Pensi adalah Danau Maninjau. Jika anda berwisata ke sini dan menemukan Pensi, dapat dipastikan itu adalah masakan yang "fresh from the oven".

4. Sala Lauak

Sala Lauak
Sala Lauak. Foto: Dispar Sumbar
Makanan ini menjadi cemilan favorit masyarakat di kawasan Kota Pariaman dan Kab. Padang Pariaman. Setiap ada perhelatan, dipastikan Sala Lauak selalu menjadi sajian wajib untuk dihidangkan.

Sala Lauak terbuat dari olahan daging ikan (lauak) dan tepung beras yang dicampur bersama sejumlah bumbu rempah sebagai penyedap rasa. Adonannya kemudian dibentuk bulatan kecil dan digoreng hingga matang.

Dalam kondisi kekinian, adonan Sala Lauak banyak tersedia di pasar-pasar tradisional dalam kemasan siap untuk digoreng, sehingga memudahkan bagi masyarakat untuk menikmatinya.

Pada bulan Ramadhan, Sala Lauak sangat cocok dijadikan menu pembuka untuk berbuka puasa anda dan dinikmati bersama secangkir teh hangat. Selamat mencoba!

5. Pangek Pisang

Pangek Pisang
Pangek Pisang. Foto: Dispar Sumbar
Pangek dalam bahasa Minang artinya gulai yang dimasak hingga kuahnya mengental, dan umum di gunakan untuk lauk seperti Pangek Ikan atau Pangek Padeh Ayam. Uniknya, meskipun kudapan ini dinamakan "pangek", sajiannya justru bercita rasa manis dan gurih karena dipadukan dengan pisang. Menarik bukan?

Panganan ini berasal dari Kab. Solok dan Solok Selatan, berbahan dasar pisang, dan memadukan manisnya pisang yang alami dengan gurihnya santan kelapa.

Kendati umumnya dihidangkan saat peristiwa-peristiwa besar atau upacara adat, namun Pangek Pisang dapat juga dinikmati sebagai cemilan sore atau hidangan untuk berbuka puasa. Biasanya pangek pisang dinikmati bersama lupis atau ketan.
Share this Article

0 Comments :

Copyright © 2019-2020 MakanLamak.com | Sumber Referensi Kuliner Minangkabau - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com